Sabtu, 28 Juni 2025

Habis Baca Apa? | The Picture of Dorian Gray

The Picture of Dorian Gray - the Original 13 Chapter Version 
Oscar Wilde
Delphi Classics
2017


29/06/2025

Baru selesai chapter pertama, dan sejauh ini isinya seputar Basil Hallard curhat ke teman akademisnya, Lord Henry, tentang betapa dia nge-simp sama pemuda umur 20-an, Dorian Gray. In defense, dia menyatakan bahwa kekagumannya itu adalah semata-mata sebagai sesuatu yang memotivasi dia untuk melukis, dan dia menyimpan, meromantisasi perasaan itu, sebagai dalih untuk bisa menjustifikasi perasaannya terhadap si Dorian. 

Untuk sekadar estetik, secara pribadi aku menganggap si Basil ini sangat berlebihan, meskipun ya, pelukis memang sering kali "nyeleneh". Tentang bagaimana dia mendeskripsikan perasaannya, bagaimana dia menghubungkan apa yang dia rasakan dengan kebiasaan yang dia lakukan, bagaimana si pengarang menggambarkan orang ini--aku pikir, "ah, Oscar Wilde ini kayaknya sengaja (banget) bikin si Basil ini sebagai orang yang denial, deh". Tapi, ya, kita lihat saja.

Possible spoilers: yang aku tangkap dari temenku yang pernah nge-mention filmnya sih, dia bakal denial sampai akhir, ya. Memang karya tahun segituan, nggak bisa menyampaikan maksud secara eksplisit? Atau memang nggak dibikin demikian?


02/07/2025

Sejauh ini sudah mendarat di chapter 6. Sempat mau banyak membahas karakter Lord Henry, tapi ternyata ada yang lebih buruk. 


13/07/2025

(lanjutan)

Awalnya kukira Lord Henry ini karakter yang nggak berperan banyak dalam cerita, karena di chapter pertama, dia hadir hanya untuk menanggapi celotehnya si Basil. Beberapa chapter lewat, ternyata dia justru berperan besar dalam cerita. Waktu bicara dengan Dorian Gray, lagaknya macam orang paling bijak yang memberi wejangan. Namun, ya, yang dibicarakan menurutku sih hanya pendapatnya (yang kurang bermutu, lagian, misoginis juga). Di sisi lain, si Dorian ini percaya setengah mati dengan orang ini. Padahal baru kenal. Kemudian berselang beberapa chapter, berceloteh-lah lagi dia. Pokoknya sepanjang kubaca, orang ini paling banyak dialognya. Namun, oh, ada benarnya juga kali ini. Mulailah aku bingung-- sebenarnya Lord Henry ini berperan sebagai apa di cerita? Apakah sebenarnya jahatkah, karena dia menghasut si Dorian ke pemahaman yang salah, atau sebenarnya niatnya baik, karena di sisi lain, dia juga bijak dalam menanggapi si Basil? Barulah di chapter selanjutnya-- chapter 5, kalau gak salah-- dijelaskan bahwa Lord Henry ini sangat tertarik dengan tabiat manusia: bagaimana mereka mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya di masa depan. Langsung terbesit di pikirku-- oh, orang ini bukannya punya pemikiran keliru. Orang ini sengaja mengutarakan pendapatnya yang nyentrik itu semata karena dia penasaran si Dorian akan jadi seperti apa kedepannya. Dia nggak peduli, mau Dorian Gray selamanya tersesat sekalipun, dia bakal tetap mengamati orang itu sambil terkesima. Karakter yang menarik sebenarnya, menurutku, tapi sayangnya mungkin nggak dapat banyak development karena kehadirannya dalam cerita itu sebagai penentu alur. 

Nah, selepas tahu motif Lord Henry sesungguhnya, beralihlah si Dorian yang diceritakan. Ada mungkin satu chapter penuh menceritakan tentang kemarahan pertamanya orang ini. Orang yang... aneh, menurutku. Gampang sekali berubah pikiran, dia ini. Labil. Pantaslah gampang terpengaruh Lord Henry. Tipe-tipe orang yang hanya ingin mendengar apa yang dia dengar, sejauh ini. Begitu semuanya nggak sesuai dengan apa yang dia suka, sifatnya langsung berubah 180 derajat, seolah sebelumnya dia nggak pernah berada di sisi yang berlawanan. Pokoknya, aduh, begitu diceritakan dia meledak-ledak itu aku langsung mengecap orang ini sebagai tokoh yang nggak kusukai dari cerita ini. Namun di sisi lain, itu artinya Oscar Wilde berhasil membuat tokoh ini menjadi seperti yang dia inginkan, kan? Dorian Gray memang sengaja ditulis sebagai orang yang personality-nya jelek. Tentu saja pembaca harus tidak menyukai tokoh ini.

Aku sampai bingung-- se-mempesona apa sih laki-laki ini? Lord Henry (mencurigakannya) bahkan sampai mengakui kalau dia memang sebegitunya "beautiful", padahal kukira hanya hiperbola dari hasil simp-nya si Basil. Jadi kasihan sama Basil Hallard. Kukira dia orang denial menjengkelkan yang nge-simp parah sama laki-laki cantik umur duapuluhan, sejauh ini, ternyata dia tulus dengan perasaannya terhadap Dorian Gray. Ya, semoga setidaknya orang ini jadi salah satu dari tokoh yang terselamatkan (dari sifat jelek dan akhir tragis).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Matilah

  Telah lama aku hidup sendiri  tapi itu pertama kali  aku merasa tak sanggup berdiri Aku menyalahkanmu untuk segala alasan  mereka pernah m...