The Golden Compass
Philip Pullman
Knopf Books
1995
11/1/2026
AKHIRNYA keturutan baca fiksi favorit dari bocil semenjak film The Golden Compass (2007) ditayangin di TV. Versi ebook-nya, tentu saja.
Anyway. Beberapa tahun lalu baru tahu kalau film itu adaptasi dari novel, terus dijadikan series, tapi berhenti nonton series-nya (baru di chapter 1, padahal) gara-gara sedikit-banyak adegan yang beda dari filmnya (iya, aku mungkin udh sesering itu rewatch filmnya sampe tau adegan agak detail).
Baru chapter 3 sih, tapi... wow. Yakin ini novel buat anak? Young-adult, okelah masih bisa ngikutin. Tapi... hm. Sekilas, dari film kelihatan sangat fantasi dan positif, karena tokohnya anak kecil perempuan yang pemberani. Tapi setelah baca novelnya-- dan baru chapter 3, astaga-- ini udah bahas akademisi, politik, religion, moral... eh anak 10 tahun mana yang tau teologi, gwe tanya.
Tapi ya, karakter utamanya oke sih. Meski dia digambarin kayak "barbarian", tapi si Philip tau kalau dia lagi nulis anak-anak, yang tingkahnya ya kayak sewajarnya anak-anak. Tapi itu para scholar-nya agak ngeselin sih ya. Tapi kayaknya wajar aja sih, kalau ngebayangin para dosen di kampus sendiri disuruh ngerawat anak... eh tapi masa itu kampus gak aja fakultas pendidikannya atau apa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar